Kebijakan Manajemen Resiko

Penempatan manajemen risiko sebagai elemen penting dalam kegiatan operasional Bank BKE dimaksudkan untuk mengurangi hal-hal yang tidak terduga, serta melindungi Bank dari potensi kerugian yang ditimbulkan oleh risiko tersebut. Dewan Komisaris bersama Direksi senantiasa bertanggung jawab untuk memastikan penerapan Manajemen Risiko di Bank BKE, diantaranya melalui:

  1. Memberikan persetujuan kebijakan, strategi, dan kerangka Manajemen Risiko yang ditetapkan sesuai dengan tingkat risiko (risk appetite) dan toleransi risiko (risk tolerance) dalam bisnis Bank.
  2. Melakukan evaluasi atas implementasi kebijakan dan strategi Manajemen Risiko secara berkala yang dilakukan melalui forum Rapat Dewan Komisaris bersama Direksi, maupun dalam rapat Komite Pemantau Risiko.
  3. Memastikan pengelolaan Direksi dalam mengelola aktivitas dan risiko secara efektif yang telah dilakukan melalui penyusunan, persetujuan, implementasi, dan evaluasi atas berbagai kebijakan dan prosedur manajemen risiko dalam forum Rapat Direksi, maupun rapat bersama komite di bawah Direksi.

Dewan Komisaris berpendapat bahwa Direksi telah berupaya untuk senantiasa mengelola risiko yang ditunjukkan melalui hasil penilaian sendiri (self assesment) peringkat risiko inheren Bank BKE posisi 31 Desember 2017 adalah 3 (Moderate Risk Level) dengan peringkat kualitas penerapan manajemen risiko berada pada peringkat 2 (Satisfactory) sehingga peringkat komposit pro l risiko Bank BKE adalah 2 (Low to Moderate Risk Level) atau masih stabil yang menunjukkan bahwa kerugian yang dihadapi Bank dari risiko inheren komposit tergolong rendah.