Kebijakan Mekanisme System Pelaporan Pelanggaran

Bank BKE berupaya untuk secara pro aktif melakukan berbagai upaya pengendalian Internal dalam rangka menjaga setiap aktivitas bisnisnya dari segala kemungkinan timbulnya risiko yang berpotensi merugikan Bank baik aspek nansial maupun non nansial. Salah satu upaya yang dilakukan adalah membangun efektivitas penerapan sistem pengendalian fraud melalui pelaporan pelanggaran (whistleblowing system).

Whistleblowing system merupakan sistem atau mekanisme pelaporan yang disusun untuk melaporkan suatu kejadian atau pelanggaran yang dilakukan oleh oknum/pegawai yang dapat merugikan Bank BKE sebagai lembaga keuangan kepercayaan masyarakat.

Setiap jajaran Bank BKE harus berperan aktif dalam melakukan pencegahan terjadinya fraud. Hingga saat ini sistem pelaporan whistleblowing yang ada di Bank BKE masih berbasis kepada laporan tertulis kepada Kepala Divisi Human Capital.

Lingkup pelaporan whistleblowing yang dapat dilakukan oleh seluruh jajaran Bank BKE meliputi permasalahan antara atasan dan bawahan, bawahan dan atasan, fraud, pelanggaran tata tertib dan permasalahan pekerjaan.

Tujuan yang diharapkan dengan implementasi whistleblowing system pada Bank BKE adalah:

  1. Tercapainya perbaikan yang berkelanjutan dengan terpenuhinya kebutuhan nasabah baik untuk pegawai sebagai nasabah internal maupun untuk masyarakat sebagai nasabah eksternal yang saling memiliki kepentingan atas perbaikan kualitas dan perkembangan kinerja Bank BKE.

  1. Mencegah berbagai pelanggaran melalui penciptaan lingkungan kerja yang sehat dan adil.
  2. Sebagai media early warning system terhadap segala kejadian yang berpotensi menimbulkan kerugian sehingga dapat menurunkan risiko yang mungkin dihadapi Bank BKE.
  3. Perwujudan nyata yang dibangun Bank BKE terhadap praktik tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance).

Mekanisme pelaporan whistleblowing system pada Bank BKE dilakukan dengan proses sebagai berikut:

  1. Pegawai yang mengetahui atau menemukan perbuatan fraud dapat melaporkan kejadian tersebut melalui surat, email, maupun sms kepada Kepala Divisi Human Capital.

  1. Setiap laporan yang masuk akan diteliti terlebih dahulu kebenarannya dengan berkoordinasi dengan Divisi Audit yang akan bertindak sebagai tim investigasi untuk melakukan kegiatan investigasi secara menyeluruh dan menyampaikan hasil investigasi kepada Direktur Utama untuk kemudian ditetapkan putusan terhadap pengaduan tersebut.
  2. Hasil penelitian akan disampaikan kepada Komite Manajemen Kepegawaian untuk mencari penyelesaian terbaik yang kemudian dapat diambil tindakan tegas apabila hal tersebut terbukti berdasarkan fakta dapat membahayakan atau merugikan Bank BKE.