Pedoman Kerja Direksi dan Komisaris

Pedoman Tata Tertib Kerja Direksi

Direksi adalah organ perseroan yang berwenang dan bertanggung jawab penuh atas pengurusan perseroan untuk kepentingan perseroan sesuai dengan maksud dan tujuan perseroan serta mewakili perseroan, baik di dalam maupun di luar pengadilan sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar.

Tugas dan Tanggung Jawab Direksi:

Dalam menjalankan tugasnya, Direksi telah memiliki pedoman dan tata tertib kerja yang selalu dikaji ulang secara berkala dan terakhir telah disempurnakan dengan SK Direksi No. 56/2016/SK tanggal 1 Agustus 2016.

Pelaksanaan tugas dan tangggung jawab Direksi, antara lain:

  1. Memimpin dan mengurus Bank BKE sesuai dengan visi dan misi Bank BKE.
  2. Mengelola Bank sesuai kewenangan dan tanggung jawabnya sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
  3. Melaksanakan prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan dalam setiap kegiatan usaha Bank pada seluruh tingkatan atau jenjang organisasi.
  4. Menindaklanjuti temuan audit dan rekomendasi dari Divisi Audit, auditor eksternal, dan hasil pengawasan Otoritas Jasa Keuangan dan/atau hasil pengawasan otoritas lain.
  5. Menyediakan data dan informasi yang lengkap, akurat, kini dan tepat waktu kepada Dewan Komisaris.
  6. Mengungkapkan kebijakan-kebijakan yang bersifat strategis di bidang kepegawaian kepada pegawai dengan media yang mudah diakses pegawai.
  7. Mengkomunikasikan kepada pegawai mengenai arah bisnis Bank BKE dalam rangka pencapaian visi dan misi Bank BKE.
  8. Mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugasnya kepada pemegang saham melalui RUPS.

Pedoman Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris

Dalam menjalankan tugasnya, Dewan Komisaris telah memiliki pedoman dan tata tertib kerja termasuk pengaturan etika kerja, waktu kerja, dan rapat yang selalu dikaji ulang secara berkala dan terakhir telah disempurnakan dengan Surat Keputusan Dewan Komisaris No. 05/2017/SK DEKOM tanggal 24 Mei 2017 yang mengatur tentang pengaturan etika kerja, waktu kerja, dan rapat (Revisi 2017).

Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris Dewan Komisaris memiliki tugas dan tanggung jawab yang harus dilaksanakan, antara lain:

  1. Memastikan penerapan Tata Kelola yang baik terselenggara dalam setiap kegiatan usaha Bank pada seluruh tingkatan atau jenjang organisasi
  2. Melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi serta memberikan nasihat kepada Direksi.
  3. Mengarahkan, memantau dan mengevaluasi pelaksanaan kebijakan strategis Bank.
  4. Dalam melaksanakan pengawasan, Dewan Komisaris dilarang ikut serta dalam pengambilan keputusan kegiatan operasional Bank, kecuali :
    • Penyediaan dana kepada pihak terkait sebagaimana diatur dalam ketentuan mengenai batas maksimum pemberian kedit Bank Umum
    • Hal-hal lain yang ditetapkan dalam anggaran dasar Bank atau peraturan perundang-undangan.
  5. Pengambilan keputusan kegiatan operasional Bank oleh Dewan Komisaris merupakan bagian dari tugas pengawasan oleh Dewan Komisaris sehingga tidak menjadikan tanggung jawab Direksi atas pelaksanaan kepengurusan Bank.
  6. Memastikan bahwa Direksi telah menindaklanjuti temuan audit dan rekomendasi satuan kerja audit intern Bank, auditor ekstern, hasil pengawasan Otoritas Jasa Keuangan dan/atau hasil pengawasan otoritas lain.
  7. Melaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan paling lambat 7 (tujuh) hari kerja sejak ditemukan :
    • Pelanggaran peraturan perundang-undangan di bidang keuangan dan perbankan
    • Keadaan atau perkiraan keadaan yang dapat membahayakan kelangsungan usaha Bank.
  8. Dalam rangka mendukung efektivitas pelaksanaan tugas dan tanggung jawab, Dewan Komisaris wajib membentuk paling sedikit Komite Audit, Komite pemantau risiko, Komite remunerasi dan nominasi.
  9. Pengangkatan anggota komite wajib dilakukan oleh Direksi berdasarkan keputusan rapat Dewan Komisaris.
  10. Memastikan bahwa komite yang telah dibentuk menjalankan tugas secara efektif.
  11. Memiliki pedoman dan tata tertib kerja yang bersifat mengikat bagi setiap anggota Dewan Komisaris
  12. Dalam laporan pelaksanaan tata kelola anggota